Custom Search

1.5. PIN Konfigurasi Mikrokontroler 89s51



IC mikrokontroler 89S51 pada kemasan DIP mempunyai pin sabanyak 40 buah, sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar dibawah.


Gambar 1.4. Konfigurasi pin mikrokontroler 89S51

1. Paralel I/O

a. Memiliki empat buah port I/O masing masing 8 bit, P0, P1, P2, P3

b. Keempat port I/O mempunyai sifat bidirectional.

2. ALE ( Address Lacht Enable )

a.

Merupakan pin output yang bersifat aktiv high

b.

ALE digunakan untuk demultiplexing data dan address dari port P0, yang dibubungkan pada Gate dari IC lacht 74LS373, bila anda ingin koneksi dengan ROM Eksternal.

3. PSEN ( Program Store Enable )

a.

Merupakan pin output yang bersifat aktiv low

b.

Sinyal PSEN digunakan untuk mengambil data dari ROM, yang dikoneksikan pada pin OE dari ROM

4. EA ( External Access )

a.

Merupakan pin input yang aktiv logika low, untuk mengakses ROM eksternal

b.

Untuk tipe 89S51 EA dihubungkan ke logika "1" untuk akses ROM internal

5. RESET

a.

Merupakan pin input yang aktiv logika high,

b.

Bila pulsa logika "1" kita berikan pada pin ini maka semua register akan direset, dan semua data yang tersimpan pada RAM akan hilang

6. XTAL1 dan XTAL2

a.

Sebagai sarana untuk memberikan eksternal clock

b.

Cara I dengan memasang kristal quartz dan cara II dengan memasang osilator TTL pada XTALL1

Gambar 1.5. Koneksi XTAL pada mikrokontroler 89S51


Gambar 1.6. Koneksi XTAL terhadap sumber clock eksternal

0 comments:

Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas:
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Lainnya : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).

Artikel yang serupa