Custom Search

TEST POINT DCT.3 (82XX)

I. Test Point Hp Matot (Mati Total)

Indikasi kasus :

A. Matot konslet/ngesot

B. Matot tidak konslet

1. Test Point Out Put IC Power

a. Switch On/Off = S 330 (2 V – 3V) sebelum switch on/off ditekan.

b. Resistor on/off. = R 118 (3,6 V) setelah switch on/off ditekan.

c. VCore = C 140 ( 1,8 V – 2 V)

d. VBB = C 107 ( 2,8 V)

2. Test Point VBat

a. Komponen penghubung VBat = L 103 (3,6 V)

b. Vbat Base Band = C 165 (3,6 V).

3. Test Point VXO

a. VTCXO RF = C 550 (2,7 V – 2,8V)

b. VTCXO Xtal = R 831 (2,7 V – 2,8V)

4. Test Point Bagian Memory

a. Cek In put Vcore = C 206 (1,8V-2V)

b. Cek Input VBB = C 217 (2,8 V)

c. Cek Out Put CPU/ In Put IC Flash = J 236 (2,8 V).

II. Test Point Signal

1. Test Point Out Put IC Power :

a. VCP = C108 (4,7 V – 5 V)

b. VRX = C 153 (2,8 V)

c. VSYN 1 = C 150 (2,8 V)

d. VSYN 2 = C 151 (2,8 V)

e. VREF 1 = R 629 (0,2V – 0,4V)

f. VREF 2 = C 106 (1,5 V)

g. VCOBBA = R 546 (2,8 V)

h. VT = VCO (2,8 V)

2 Test Point AFC (Audio Frequency Control) = R 832 (0,5V)

3 Test Point Data Analog Signal TX

a. TX IP dan TX IN = R 541

b. TX QP dan TX QN = R 546

4 Test Point Data Analog Signal RX

a. RX IP dan RX QP = R 530

b. RX IN dan RX QN = R 533

5 Test Point RFC (Radio Frequency Control) = R 829

6 Test Point Syntheziser:

a. SDATA = J 237 (berupa tegangan signal)

b. SCLK = R 205

c. SENA = R 206

7 Test Point X-Tal (pada kaki Out put) = 26 Mhz

8 Test VCO (pada kaki Out Put) = 13 Mhz

9 Test Point Out Put :

a. GSM RX = L 600

b. DCS RX = L 631

c. GSM TX = L 504

d. DCS TX = L 505

III. Test Point Konslet/ngesot :

Terbagi menjadi 2 :

1. Full konslet (Hp matot)

2. Semi konslet (boros baterai)

- Sebelum switch on/off ditekan

- Setelah switch on/off ditekan

- Ketika access jaringan

Komponen-komponen yang sering terjadi konslet :

1. IC PA (Power Amplifier)

2. IC Power

3. IC Charger

4. IC UI (User Interface)

Test point boros baterai :

A. Sebelum switch on/off ditekan

Aliri tegangan voltic sesuai dengan voltage baterai dan raba bagian komponen yang hangat/panas merupakan tempat konslet.

B. Setelah switch on/off ditekan

Ukur out put tegangan dari komponen-komponen yang sering terjadi konslet, jika out put tegangan tersebut di atas nilai normal berarti terjadi semi konslet pada komponen tersebut.

C. Ketika access jaringan, cari bagian RF yang mengalami perubahan secara fisik

IV. Test Point Charging

1. Cek Baterai

2. Cek Konektor Baterai

3. Cek Pad Konektor Baterai

4. Cek Jalur IC Charger = F 101, L 104, R 104

5. Cek Jalur VBat Charger = C 105 dan R 131

6. Cek CCUT di V101

V. Test Point Audio

1. Cek konektor speaker

2. Cek Speaker

3. Cek L271 dan L272

4. Cek IC Cobba

VI. Test Point LCD

1. Cek LCD

2. Cek tegangan di pad LCD

3. Cek jalur VBB

4. Cek Jalur control dari CPU

VII. Test Point User Interface

1. Lampu

a. Cek lampu

b. Cek Jalur Vbatt di IC UI (2,8 V)

c. Cek Jalur lampu di IC UI (pin 9 untuk Led LCD dan pin 13 untuk led Keypad)

d. Cek jalur control dari CPU (pin 7 dan pin 15)

2. Vibrator

a. Cek vibrator

b. Cek Jalur Vbatt di IC UI (2,8 V)

c. Cek Jalur di V 350

d. Cek jalur vibra di IC UI (pin no 16)

e. Cek jalur control dari CPU (pin 19)

3. Buzzer

a. Cek Buzzer

b. Cek Jalur Vbatt Di IC UI (2,8 V)

c. Cek Jalur Buzzer Di IC UI (pin 6)

d. Cek jalur control dari CPU (pin 3)


Selamat Mencoba !

0 comments:

Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas:
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Lainnya : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).

Artikel yang serupa